Xabi Alonso Telah Memperlihatkan Jika Ia Pelatih Luar biasa
BabonBola – Real Madrid mengawali musim baru dengan muka yang berlainan, tidak cuma disebelah pemain, tapi juga di atas bangku pelatih. Carlo Ancelotti sah akhiri saat kedudukannya sesudah pertandingan paling akhir La Liga, memberikan ruangan untuk Xabi Alonso untuk menggantikan.
Kembalinya Alonso ke Santiago Bernabeu bukan sekedar reuni sentimental, tetapi cara vital membuat kembali jati diri Madrid. Ia dipercayai bawa udara segar sekalian melanjutkan DNA bersaing club.
Rintangan awalnya Alonso ialah hadapi Piala Dunia Antar-klub. Pelatih baru yang pernah menggarap Bayer Leverkusen ini mulai meramu tim bagus untuk visi internasional itu.
Xabi Alonso, Pelatih Luar biasa dengan DNA Madrid
Xabi Alonso tiba bukan sebagai lambang kenangan, tetapi sebagai figur yang telah menunjukkan kemampuannya di tepi lapangan.
Dan juga Josep Guardiola, pelatih Manchester City, beri pujian Alonso sebagai pelatih jempolan dan orang yang pas untuk tangani Madrid. “Ia sudah memperlihatkan jika ia ialah pelatih jempolan,” tutur Guardiola saat interviu bersama AS.
Pengalaman Alonso sebagai bekas pemain Madrid dipandang Guardiola sebagai asset bernilai.
Support Guardiola di tengah Persaingan Madrid-Barcelona
Di tengah-tengah persaingan panjang di antara Real Madrid dan Barcelona, Guardiola yang mantan pelatih Barcelona, masih tetap memberi animo ikhlas untuk Alonso. Ia sampaikan keinginan terbaik dalam peranan baru Alonso.
“Saya mengharap ia sukses. Saya punyai pertemanan dan masa lalu cantik dengannya,” kata Guardiola. Komentar ini menggambarkan kedalaman jalinan individual mereka, di luar persaingan di atas lapangan.
Dan juga hubungan mereka saat di Bayern Munchen menjadi dasar rasa sama-sama hormat itu. Sekarang, mereka kemungkinan berjumpa kembali, ini kali sebagai pelatih di Piala Dunia Antar-klub.
Penyiapan Piala Dunia Antar-klub dan Kekuatan Tanding Strategi
Walaupun Real Madrid dan Manchester City sama menjadi calon kuat untuk sama-sama bertemu di Piala Dunia Antar-klub. Guardiola tidak tutup kemungkinan akan berjumpa dan berkompetisi dengan strategi dengan Alonso di kompetisi itu.
“Kami tidak punyai begitu banyak waktu istirahat, tetapi ialah sebuah kehormatan untuk tampil di Piala Dunia Antar-klub,” tutur Guardiola. Walaupun agenda padat menunggu, motivasi team masih tetap tinggi untuk memberi perform terbaik.
“Secara psikis, ini telah menjadi musim baru. Menggembirakan dapat pergi ke situ,” tambah pelatih dari Catalan ini, memperjelas konsentrasi City hadapi kompetisi yang hendak menjadi pentas global.





