Wartawan Italia Paksa Igor Tudor Angkat Kaki dari Juventus

oleh -692 Dilihat

Wartawan Italia Paksa Igor Tudor Angkat Kaki dari Juventus

BabonBola – Hasil seimbang tanpa gol menantang AC Milan akhir minggu tempo hari membuat Juventus kembali kehilangan dua point utama di Serie A. Main di Allianz Fase, pasukan Igor Tudor tidak berhasil tampil tajam dan harus senang share angka untuk ke-5 kalinya secara berurut di semua persaingan. Hasil itu membuat Bianconeri ketahan di rangking ke-5, ketinggalan tiga point dari Napoli dan AS Roma yang pimpin klassemen.

Kekesalan public Turin semakin berasa karena Juventus bermain tanpa semangat dan kreasi. Cuman satu kesempatan beresiko terbentuk melalui Federico Gatti yang memaksakan Mike Maignan berusaha keras, sedangkan Milan malah lebih memimpin diakhir pertandingan. Dua kesempatan emas Rafael Leao dan penalti tidak berhasil Christian Pulisic bahkan juga nyaris membuat Juve pulang tanpa point.

Keadaan semakin menghangat saat Tudor berargumen jika dia “tidak dengar” cemoohan supporter karena langsung ke arah lorong stadion selesai pertandingan. Pengakuan itu memacu reaksi keras dari wartawan Italia, Damiano Er Faina, yang memandang si pelatih telah kehilangan arah dan seharusnya undur dari kedudukannya.

Permainan Tanpa Gagasan, Keputusan yang Memusingkan

Performa Juventus di pertandingan menantang Milan menggambarkan begitu macetnya perubahan team. Tanpa macam gempuran dan kurang kreasi, Bianconeri kelihatan kehilangan arah permainan.

Keputusan Tudor untuk menarik keluar Francisco Conceicao—pemain paling beresiko di baris depan—menambah lis pertanyaan besar berkenaan arah strategi yang dia aplikasikan.

Dengan permainan semacam itu, Juventus susah diharap untuk berkompetisi di kelas atas. Team bukan hanya kekurangan efektifitas di baris depan, tapi juga kelihatan kehilangan motivasi. Beberapa supporter yang padati stadion juga pulang dengan hati frustrasi menyaksikan team kecintaannya tidak berhasil cetak gol untuk beberapa kalinya.

Er Faina: Jika Betul Cinta Juventus, Undurlah

Damiano Er Faina tidak mengendalikan diri dalam memandang perform dan keputusan Tudor. Pada acara Controcalcio lewat TuttoJuve, dia mengutarakan kekecewaannya dengan style uniknya yang polos.

“Ini laga di mana tidak sama sekali ada yang terjadi untuk Juventus,” katanya. “Ibu saya tertidur pada menit ke-30 set pertama, dan saya iri kepadanya.”

Er Faina selanjutnya memperjelas jika Tudor betul-betul menyukai Juventus, cara terbaik ialah undur. “Bila Tudor akui sebagai fans sejati Juventus, dia harus undur. Dia sedang membuat beberapa fans rasakan deja vu dari musim kemarin bersama Thiago Motta,” ucapnya.

Penggantian Pemain yang Menyebalkan

Dia memandang keputusan Tudor dalam soal penggantian pemain sebagai satu diantara aspek terpenting hasil menyebalkan. “Vlahovic masuk ke dalam lapangan seperti binatang buas, serta Openda kurang lebih mengganti arah permainan. Namun, Tudor cenderung lebih memilih biarkan mereka di kursi cadangan dan taruhan pada David. Pikirkan jika sampai kecolongan,” katanya.

Berperforma yang statis dan penekanan public yang semakin besar, masa datang Tudor di Juventus sekarang ada di ujung sundul. Kritikan Er Faina menjadi representasi suara beberapa tifosi yang benci menyaksikan team tanpa arah.

Untuk beberapa dari mereka, kesetiaan pada club bukan mengenai bertahan—melainkan mengetahui kapan harus undur untuk kebaikan bersama-sama.

Tentang Penulis: Babon Bola

Gambar Gravatar
Babonbola.co.id adalah portal berita olahraga yang menyajikan informasi terkini, akurat, dan menarik seputar dunia olahraga. Dengan tim jurnalis yang berpengalaman, kami menghadirkan berita terbaru tentang sepak bola, bulu tangkis, balap motor, basket, dan berbagai cabang olahraga lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.