Tanggapan Grealish Selesai Diconteng dari Tim Man City
BabonBola – Jack Grealish memperlihatkan kekesalannya sesudah diberitakan tidak dibawa Manchester City ke Piala Dunia Antar-klub. Lewat sosial media, pemain tengah berumur 29 tahun itu membalasnya komentar pedas seorang penggemar yang menyebutkan performnya jelek akhir-akhir ini.
Keadaan ini makin memacu pertaruhan mengenai masa datangnya di Etihad Fase. Grealish, sebagai perekrutan paling mahal City selama hidup (£100 juta), sekarang tergusur dari tim pokok Pep Guardiola.
Mantan Aston Villa Gabby Agbonlahor bahkan juga sayangkan tindakan Guardiola pada Grealish. Dalam pada itu, City mulai bergerak dalam transfer bursa dengan datangkan Tijjani Reijnders dan membidik Rayan Cherki.
Dengan kehadiran pemain baru, posisi Grealish makin terancam. Guardiola sendiri mengaku jika Grealish perlu waktu bermain semakin banyak, baik di City atau club lain.
Grealish Membuka Suara
“Haha, saya jelek akhir-akhir ini? 3 gol dalam tiga performa paling akhir dengan bermain kurang dari 45 menit,” tulisnya. Dia menambah, “Apalagi yang kalian ingin? Hattrick di dalam 20 menit?” Bukti jika Guardiola pilih meninggalkan dalam tim Piala Dunia Antar-klub makin menegaskan tempatnya yang tergusur. Walau sebenarnya, Grealish ialah pilar penting saat City raih treble pada 2023.
Saat Depan Grealish di Man City Ditanyakan
Dan juga Gabby Agbonlahor, legenda Aston Villa, menyebutkan Grealish tidak berbahagia dengan kondisinya sekarang ini. “Ia pantas mendapatkan peluang semakin banyak,” katanya. Apalagi, Grealish sedang berusaha untuk kembali lagi ke tim Tim nasional Inggris. Kehadiran mereka akan makin menyulitkan Grealish memperoleh menit bermain.
Walaupun begitu, Guardiola sendiri terbuka mengenai masa datang Grealish. “Ia perlu bermain dengan reguler, baik di sini atau pada tempat lain,” kata pelatih dari Spanyol tersebut.
Apa Cara Seterusnya untuk Grealish?
Dengan keadaan yang tidak pasti, Grealish mungkin pertimbangkan untuk keluar. Grealish terang masih mempunyai kualitas untuk main di tingkat paling tinggi. Bila masih tetap di City, dia harus berkompetisi ketat dengan pemain baru. Tetapi, berpindah club dapat menjadi jalan keluar terbaik untuk selamatkan profesinya.





