Sesudah Kalah Malu-maluin, Real Madrid Mengakui Permasalahan di Baris tengah

oleh -611 Dilihat

Sesudah Kalah Malu-maluin, Real Madrid Mengakui Permasalahan di Baris tengah

BabonBola – Kekalahan mutlak Real Madrid dari Benfica di pertandingan paling akhir Liga Champion tinggalkan cedera lebih dalam. Kylian Mbappe menyebutkan hasil itu malu-maluin, sedangkan Jude Bellingham akui kekurangan kata-kata hadapi laga sama yang balik terulang lagi.

Untuk Real Madrid, kekesalan itu tidak cuma tiba dari kekalahan besar yang mereka alami. Skema kekalahan yang dirasa familier, karena beberapa kali sudah terjadi, malah menjadi pukulan tambahan untuk Los Blancos.

Di tengah-tengah beragam argumen yang sejauh ini disampaikan, dimulai dari badai cedera sampai keadaan fisik tim, kekalahan ini memacu peralihan pemikiran. Untuk pertamanya kali musim ini, sorotan ditujukan ke pejabat club.

Peninggalan Pemain tengah yang Lenyap

Dalam bentang 3 tahun akhir, Real Madrid ditinggalkan Casemiro, Toni Kroos, dan Cedera Modric. Bersama dengan keperginya trio itu, dasar keberhasilan empat gelar Liga Champions dalam 5 tahun ikut lenyap.

Saat Kroos dan Modric tetap ada dalam tim, Los Blancos sebelumnya sempat raih satu kemenangan kembali pada 2024. Tetapi, dua musim selanjutnya, dengan 1 musim yang tetap jalan, memperlihatkan perform Eropa yang jauh dari standard lama mereka.

Keadaan ini perkuat kesan-kesan jika peralihan di baris tengah tidak berjalan lancar. Mangkirnya figure menguasai yang sanggup mengatur permainan menjadi permasalahan yang tetap berulang-ulang.

Management Mengakui Gagasan Tidak Jalan

Berdasar laporan Cadena SER, management Real Madrid sekarang terima realita jika gagasan gantikan peranan beberapa pemain tengah senior itu gagal.

Beberapa tokoh khusus seperti Presiden Florentino Perez, General Manajer Jose Angel Sanchez, dan Kepala Pemandu Talenta Juni Calafat disebutkan menjadi muka dari pernyataan itu.

Awalnya, kesusahan beberapa pemain cadangan kerap disangkutkan faktor lain, termasuk peranan Carlo Ancelotti dan Xabi Alonso. Tetapi, sesudah tiga pelatih berlainan menemui masalah sama dalam mengoptimalkan baris tengah, club mengaitkan jika permasalahannya berada pada rencana.

Pernyataan ini mengidentifikasi peralihan penting pada penilaian intern Real Madrid, khususnya sesudah musim yang penuh penekanan.

Investasi Besar, Imbas Terbatas

Real Madrid sudah datangkan Jude Bellingham, Aurelien Tchouameni, dan Eduardo Camavinga dengan keseluruhan ongkos 238 juta euro. Fede Valverde diharap ambil peranan yang semakin lebih besar di baris tengah.

Tetapi, tidak satu juga pada mereka betul-betul berubah jadi penguasa baris tengah sama seperti yang diharap. Bellingham memang tampil mencolok, tapi andilnya semakin terasa waktu bermain semakin maju.

Pernyataan atas ketidakberhasilan ini buka kemungkinan Real Madrid kembali aktif di transfer bursa musim panas. Club memandang tim yang terdapat tetap berkualitas di bawah instruksi Alvaro Arbeloa, tapi permasalahan khusus masih tetap ada di baris tengah.

Tentang Penulis: Babon Bola

Gambar Gravatar
Babonbola.co.id adalah portal berita olahraga yang menyajikan informasi terkini, akurat, dan menarik seputar dunia olahraga. Dengan tim jurnalis yang berpengalaman, kami menghadirkan berita terbaru tentang sepak bola, bulu tangkis, balap motor, basket, dan berbagai cabang olahraga lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.