www.babonbola.co.id – Musim 2024/2025 menjadi rintangan besar untuk Thiago Motta di Juventus. Keinginan tinggi diberikan padanya sejak awal kali musim.
Tetapi, hasil yang dicapai belum sama sesuai harapan. Juventus tidak berhasil pada beberapa gelaran penting.
Mereka kehilangan tiga peluang raih piala musim ini. Juventus tersisih dari Supercopa Italiana, Liga Champions, dan Coppa Italia.
Sekarang ini, Juventus ada di rangking ke-4 klassemen Serie A. Mereka ketinggalan delapan point dari pimpinan klassemen Inter Milan.
Perform jelek team membuat Motta jadi perhatian tajam. Sejumlah isu menyebutkan, Motta bisa terkena pecat jika tidak ada peralihan.
Juventus Harus Bayar Mahal Bila Pecat Motta
Berdasar laporan Tuttosport, Juventus harus bayar sekitaran 20 juta euro (sekitaran Rp337 miliar) bila ingin mengeluarkan Motta. Angka ini termasuk ganti rugi untuk staff-nya.
Motta tanda-tangani kontrak 3 tahun pada musim panas kemarin. Kontraknya akan usai pada Juni 2027.
Pemberhentian saat sebelum kontraknya usai pasti bisa menjadi beban keuangan untuk Juventus. Oleh karenanya, club tetap pertimbangkan cara seterusnya.
Management Juventus Berikan Peringatan
Direktur olahraga Cristiano Giuntoli mengatakan jika Motta tidak dalam teror pemberhentian. Tetapi, pelatih Juventus harus terus membenahi perform team.
Management club, termasuk Presiden Gianluca Ferrero dan CEO Maurizio Scanavino, sudah melangsungkan tatap muka genting. Tatap muka ini diselenggarakan sesudah kekalahan malu-maluin dari Empoli di Coppa Italia.
Motta juga mengaku kekeliruannya sesudah kekalahan itu. Bekas juru strategi Bologna itu mengomentari perform beberapa pemainnya.
Calon Alternatif Thiago Motta
Sejumlah nama telah disangkutkan sebagai calon alternatif Motta. Satu diantaranya ialah bekas pelatih Juventus, Antonio Conte.
Selainnya Conte, nama Gian Piero Gasperini masuk juga dalam perincian. Gasperini sanggup membuat Atalanta tampil bersaing di Serie A.
Juventus tetap pertimbangkan cara seterusnya. Keputusan besar akan diambil di akhir musim.





