Rodrygo Mangkir Musuh Celta Vigo, Ancelotti Terangkan Pemicunya
BabonBola – Rodrygo jadi perhatian sesudah namanya tidak muncul pada daftar tim Real Madrid waktu hadapi Celta Vigo di La Liga. Mangkirnya striker asal Brasil ini sebelumnya sempat munculkan pertaruhan berkenaan masa datangnya di Santiago Bernabeu.
Faksi club tidak segera menerangkan argumen ketidakberadaan Rodrygo. Tetapi, kepala pelatih Carlo Ancelotti pada akhirnya membuka suara sesudah laga, menyebutkan jika si pemain alami sakit enteng. Dia ditegaskan tidak masuk ke daftar pemain karena argumen kesehatan.
Walau tanpa Rodrygo, Real Madrid masih tetap sukses mencetak kemenangan penting 3-2 atas Celta Vigo di Bernabeu, yang mengecilkan beda point dengan puncak klassemen, Barcelona, mendekati pertandingan El Clasico akhir minggu kedepan.
Rodrygo Sakit, Bukan lantaran Permasalahan Lain
Ancelotti memperjelas jika mangkirnya Rodrygo murni karena keadaan fisik yang kurang bugar, bukan lantaran argumen tehnis atau pertaruhan transfer. Striker berumur 24 tahun itu mengalami demam enteng mendekati laga.
“Rodrygo alami sedikit demam, tetapi ia akan selekasnya sembuh. Kami punyai waktu satu minggu, cukup buat menyiapkan diri baik hadapi laga,” tutur Ancelotti selesai pertandingan menantang Celta.
Rodrygo sudah tampil dalam 50 pertandingan musim ini, cetak 13 gol dan 10 assist. Tetapi, masa datangnya disebut masih belum tentu, terlebih bila Madrid memakai lagi skema 4-3-1-2 yang dapat kurangi peranannya di team khusus.
Guler Tampil Impresif, Ancelotti Puji Perubahannya
Dalam pertandingan menantang Celta Vigo, Arda Guler tampil mencolok dan cetak gol pembuka. Performa pemain sayap muda asal Turki itu memperoleh sanjungan dari Ancelotti yang memandang performnya semakin meningkat sejak awal kali musim.
“Perubahan Guler ialah hal yang alami untuk pemain yang ingin bermain untuk Madrid, ia punyai kualitas, berusaha keras, dan tidak kehilangan rasa optimis,” sebut Ancelotti.
“Guler yang saat ini bukan Guler yang masih sama dari bulan September. Ia banyak berbeda. Secara fisik juga ia semakin kuat, dan kwalitasnya masih sama. Ini ialah proses perubahan yang normal dan alami untuk pemain muda di Real Madrid,” sambungnya.
Konsentrasi Real Madrid Tertuju pada El Clasico
Kemenangannya pada Celta membuat Real Madrid sekarang cuma ketinggalan empat point dari Barcelona di pucuk klassemen. El Clasico yang hendak diadakan pada 11 Mei kedepan juga menjadi pertandingan pemasti dalam pemburuan gelar La Liga musim ini.
Awalnya, Madrid harus terima kekalahan 2-3 dari Barcelona di final Copa del Rey. Bila kalah kembali akhir minggu kelak, Los Blancos akan hadapi rintangan besar untuk memburu gelar liga di tersisa musim.
Karena itu, kesehatan pemain seperti Rodrygo bisa menjadi aspek khusus. Ancelotti ditegaskan akan mengawasi keadaan beberapa pemain kuncinya supaya tampil maksimal dalam pertandingan besar menantang pesaing kekal mereka.





