www.babonbola.co.id – Tim nasional Portugal dituntut untuk bangun di putaran kedua perempat final UEFA Nations League. Sesudah kalah 0-1 dari Denmark di putaran pertama, Cristiano Ronaldo dan teman-teman wajib meraih kemenangan di kandang sendiri, Senin, 24 Maret 2025.
Gol tunggal Rasmus Hojlund di putaran pertama membuat Denmark ada di atas angin. Portugal harus tampil lebih tajam untuk mengubah kondisi di Estadio Jose Alvalade.
Statistik di putaran pertama memperlihatkan Portugal memimpin kepenguasaan bola. Tetapi, ketakmampuan mereka dalam membuat kesempatan menjadi permasalahan khusus yang perlu diperbarui.
Kekuatan Costa dan Keinginan Portugal
Diogo Costa menjadi penyelamat Portugal dalam tatap muka pertama. Bila bukan lantaran pengamanan penaltinya pada Christian Eriksen, Portugal dapat kalah lebih satu gol.
Denmark lebih agresif dengan 23 shooting, sedangkan Portugal cuma mencatat delapan. Portugal agar lebih efisien dalam manfaatkan kesempatan supaya bisa tembus pertahanan musuh.
Kehadiran pemain inovatif seperti Bruno Fernandes dan Rafael Leao benar-benar signifikan. Mereka harus sanggup mendatangkan supply bola yang lebih bagus untuk baris serang Portugal.
Rekor Kandang, Modal Bernilai Portugal
Portugal punyai catatan kandang yang impresif di UEFA Nations League. Dalam tiga pertandingan paling akhir di kandang, mereka terus menang, termasuk kemenangan mutlak 5-1 atas Polandia.
Kebalikannya, Denmark mempunyai rekor tandang yang kurang memberikan keyakinan. Dalam empat pertandingan tandang paling akhir di gelaran ini, mereka tidak berhasil mencetak kemenangan.
Bila Portugal dapat menjaga trend positifnya di kandang, kesempatan untuk mengubah kondisi masih tetap lebar terbuka. Penekanan dari beberapa supporter di Estadio Jose Alvalade dapat menjadi faktor pemasti.
Denmark Harus Siaga
Denmark mungkin tiba dengan keyakinan diri tinggi sesudah unggul agregat. Tetapi, mereka jangan meleng hadapi motivasi tinggi Portugal.
Bila Denmark bermain terlampau bertahan, mereka dapat dalam permasalahan besar. Portugal mempunyai beberapa pemain dengan perasaan serang tinggi yang dapat memberi hukuman kekeliruan sekecil apa pun itu.
Keterdisiplinan dan efektifitas serbuan balik menjadi senjata Denmark. Bila mereka sanggup manfaatkan sela di pertahanan Portugal, kesempatan mereka untuk maju ke semi-final masih tetap besar.
Keinginan itu Selalu Ada
Portugal memang ketinggalan, tapi mereka belum habis. Dengan support penuh di kandang, peluang untuk come-back tetap terbuka.
Denmark harus siap hadapi penekanan tinggi semenjak menit pertama. Bila mereka sanggup bertahan secara baik, mereka dapat mengambil langkah ke semi-final.
Laga ini bisa menjadi ujian psikis untuk ke-2 team. Akankah Portugal bangun, atau malah Denmark yang pastikan cara ke set selanjutnya?






