Onana, Onana… Ngapain Tinggalkan Posisimu!

oleh -870 Dilihat

www.babonbola.co.id – Manchester United mencetak kemenangan menegangkan 3-2 atas Ipswich Town pada Kamis (27/2/2025) pagi hari WIB, walau harus bermain-main dengan 10 pemain. Tetapi, gol pertama Ipswich yang terbentuk karena kekeliruan komunikasi di antara Andre Onana dan Patrick Dorgu jadi perhatian.

Robbie Savage dan Rio Ferdinand mengomentari keras kekeliruan ke-2 pemain MU itu. Mereka memandang Onana tidak butuh keluar gawang, sedangkan Dorgu kurang siaga pada kondisi tersebut.

Walau pada akhirnya menang, kekeliruan protektif ini menjadi catatan penting untuk MU yang tetap berusaha membenahi perform di bawah Ruben Amorim. Berikut kritik dari Savage dan Ferdinand secara lengkap.

Kekeliruan Komunikasi Onana dan Dorgu

Gol pertama Ipswich terbentuk pada menit keempat sesudah kekeliruan komunikasi di antara Onana dan Dorgu. Dorgu, yang baru gabung dari Lecce, kelihatan kuasai bola saat sebelum Onana mendadak keluar tempatnya di bawah garis gawang.

Keputusan Onana keluar gawang malah buka kesempatan untuk Jaden Philogene untuk cetak gol. Savage dan Ferdinand sama menyorot minimnya komunikasi di antara ke-2 pemain MU tersebut.

“Dorgu telah berlari, tapi komunikasi di antara Onana dan Dorgu nampaknya tidak ada. Jaden Philogene pantas dapat acungan jempol karena semangatnya. Tetapi saya tidak memahami kenapa Onana harus keluar tempatnya,” kata bekas pemain tengah Blackburn Rovers, Savage, dalam komentar di TNT Sports mengenai gol pembuka Ipswich.

“Dorgu telah kuasai bola secara baik, tidak ada permasalahan. Onana semestinya tidak turut ke situ! Mungkin saya salah, tapi seharusnya masih tetap di tempatnya. Bek telah kuasai keadaan, menjadi teruslah pada posisi,” sambungnya.

Rio Ferdinand Turut Memberi komentar
Rio Ferdinand, yang menjadi riset di TNT Sports, setuju dengan Savage. Dia memandang Dorgu kurang siaga dan tidak menyaksikan posisi Onana saat sebelum memilih untuk mengoperkan bola.

Ferdinand mengutamakan jika Onana semestinya masih tetap di gawang karena Dorgu telah kuasai bola. Kekeliruan ini memperlihatkan minimnya kesadaran dan komunikasi di baris belakang MU.

“Awalan yang jelek. Saya berpikir Dorgu tidak menyaksikan untuk pastikan posisi Onana. Onana tidak butuh keluar tempatnya dan menyambut bola. Bek telah kuasai bola, diamkan ia mainkan bola dan memberi padanya,” kata Ferdinand.

Kemenangan MU yang Penuh Perjuangan
Walau sebelumnya sempat ketinggalan, MU sukses mengubah kondisi melalui gol bunuh diri Sam Morsy dan tandukan Matthijs de Ligt. Tetapi, Dorgu mendapatkan kartu merah diakhir set pertama, membuat team harus bermain-main dengan 10 pemain.

Harry Maguire menjadi pahlawan MU dengan cetak gol kemenangan di set ke-2 . Kemenangan ini menjadi udara segar untuk MU yang berusaha bangun dari perform jelek.

“Kami harus nikmati kemenangan ini dan konsentrasi pada pertandingan selanjutnya,” kata pelatih MU, Ruben Amorim sesudah laga.

Tentang Penulis: Babon Bola

Gambar Gravatar
Babonbola.co.id adalah portal berita olahraga yang menyajikan informasi terkini, akurat, dan menarik seputar dunia olahraga. Dengan tim jurnalis yang berpengalaman, kami menghadirkan berita terbaru tentang sepak bola, bulu tangkis, balap motor, basket, dan berbagai cabang olahraga lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.