Mantan Chelsea Ini Rupanya Sebelumnya sempat Dicari Oleh Manchester United
BabonBola – Manchester United berusaha keras perkuat baris tengah di jendela transfer musim panas 2025. Sesudah melalui musim yang kurang memberikan kepuasan, club bergerak cepat datangkan sejumlah nama baru untuk menyuntik energi dan kualitas ke tim.
Raksasa Liga Inggris itu sukses mengambil penjaga gawang muda berpotensi Senne Lammens dari Royal Antwerp. Dia diprediksikan sebagai kompetitor langsung Andre Onana dan Altay Bayindir.
Disamping itu, baris depan diperkokoh kedatangan Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, dan Benjamin Sesko. Kedatangan ke-3 nya menjadi modal penting untuk pelatih Ruben Amorim untuk mengatur baris serang yang mandul.
Walau lumayan aktif datangkan pemain, United melewati sejumlah kesempatan krusial. Satu diantara yang paling mengagetkan: usaha dekati pemain tengah internasional Inggris, Conor Gallagher, dari Atletico Madrid.
MU Menawarkan Pinjaman, Atletico Tolak Langsung
Masuk beberapa hari akhir jendela transfer, Manchester United ajukan proposal pinjaman untuk Conor Gallagher dari Atletico Madrid. Tetapi, faksi Spanyol menampik mentah-mentah.
Isu ini asal dari informasi yang dikatakan oleh Fabrizio Romano. Dia mengutarakan jika proposal sama disodorkan oleh Crystal Palace—namun sama menjumpai penampikan.
“Proposal utang Manchester United untuk Conor Gallagher ditampik oleh Atletico Madrid,” ungkapkan Fabrizio Romano di X.
“United minta Gallagher, tapi Atleti tidak merencanakan pinjamkannya. Jawaban sama diterima oleh Crystal Palace satu minggu lalu.”
Tapak jejak Profesi Conor Gallagher: Dari Chelsea Sampai Atletico
Profesi Gallagher diawali di sekolah tinggi Chelsea. Sesudah sejumlah pinjaman bergilir—ke Charlton, Swansea, West Brom, sampai Crystal Palace—akhirnya dia temukan momennya. Pada masa pinjaman bersama Palace pada musim 2021/22, Gallagher tampil cemerlang dan dikukuhkan sebagai Player of the Season.
Musim panas 2024, dia berpindah ke Atletico dengan kontrak 5 tahun sebesar sekitaran 34 juta pounds. Walau mempunyai awalan yang cukup solid—termasuk gol utama di La Liga dan Liga Champions—posisinya sebelumnya sempat tergeser bersamaan kehadiran pemain lain dan peralihan skema di bawah Diego Simeone.
Terakhir, isu masalah masa datang Gallagher makin kuat. Klub-klub besar di Premier League—termasuk MU, West Ham, Newcastle, dan Crystal Palace—dikabarkan serius mengawasi kondisinya. Tetapi, keengganan Atletico untuk pinjamkannya bisa dibuktikan merepotkan jalannya transfer.





