Kritis Striker, Jangan Sampai Arsenal Mainkan Mikel Merino sebagai False Nine!

oleh -1140 Dilihat

www.babonbola.co.id  – Legenda Arsenal, Paul Merson, mendesak Mikel Arteta tidak untuk melakukan eksperimen dengan Mikel Merino sebagai false nine sesudah Kai Havertz alami luka yang akhiri musimnya.

Arsenal sedang hadapi kritis baris depan. Kai Havertz ditegaskan alami luka hamstring yang membuat harus mangkir sampai musim akhir.

Selainnya Havertz, Gabriel Jesus mangkir sampai musim akhir karena luka ACL. Adapun Bukayo Saka masih juga dalam rekondisi saat operasi hamstring.

Dalam pada itu, The Sun mengeklaim jika Mikel Arteta sedang pertimbangkan untuk mainkan Mikel Merino sebagai false nine. Walau sebenarnya, pemain tengah asal Spanyol itu tidak pernah bermain pada posisi itu sepanjang profesinya.

Merino Bukan Pilihan yang Pas

Merino ialah pemain tengah berpotensi yang mempunyai kekuatan bertahan dan serang secara baik. Dia telah mainkan 26 pertandingan bersama The Gunners dengan menyumbangkan 2 gol dan satu assist.

Walau begitu, Merson mendesak Arsenal tidak untuk memakai Merino sebagai false nine gantikan Kai Havertz. Menurut dia, itu tidak sukses.

“Saya tidak sukai tersebut. Untuk saya, itu tidak sukses,” tutur Merson ke Sky Sports News.

Sterling Dapat Jadi Jalan keluar

Menurut Merson, Raheem Sterling lebih sesuai dimainkan sebagai striker karena mempunyai kecepatan dan gerakan yang bisa buka ruangan untuk pemain lain seperti Martin Odegaard, Ethan Nwaneri, dan Leandro Trossard.

“Saya kemungkinan mainkan Sterling pada posisi tersebut. Saya akan memberikannya pertandingan-pertandingan di situ karena gerakannya,”

“Sterling dapat bergerak secara baik dan membuat team lebih melebar. Demikian permainan menjadi ketat dan padat, itu malah memberikan keuntungan musuh.

“Bila Arsenal dapat buka permainan, Sterling dapat tarik pertahanan musuh, memberikan ruangan untuk Odegaard, Nwaneri, dan Trossard. Jika itu terjadi, saya berpikir Arsenal akan baik saja.”

Hanya Manchester City yang Dapat

Merson menyorot jika mekanisme false nine cuma sebelumnya pernah sukses di Manchester City dan tidak semestinya diikuti dengan asal oleh Arsenal.

“Manchester City ialah salah satu team yang dulu pernah bermain-main dengan false nine, dan itu cuma mereka,” jelasnya.

“Semuanya orang coba mengikuti, tetapi selalu ketinggalan setahun ataupun lebih atas sesuatu yang dilaksanakan Pep Guardiola.”

Tentang Penulis: Babon Bola

Gambar Gravatar
Babonbola.co.id adalah portal berita olahraga yang menyajikan informasi terkini, akurat, dan menarik seputar dunia olahraga. Dengan tim jurnalis yang berpengalaman, kami menghadirkan berita terbaru tentang sepak bola, bulu tangkis, balap motor, basket, dan berbagai cabang olahraga lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.