Jurgen Klopp Konsentrasi di Red Bull, Acuhkan Isu Minat Real Madrid
BabonBola – Bekas manager Liverpool, Jurgen Klopp, menjadi lagi sorotan sesudah ada berita minat dari raksasa La Liga, Real Madrid. Tetapi, si pelatih dari Jerman nampaknya belum punya niat lagi ke dunia kepelatihan dalam kurun waktu dekat.
Semenjak Januari lantas, Klopp memegang sebagai Head of Global Soccer di perusahaan minuman energi Red Bull. Posisi ini adalah langkah awalnya sesudah akhiri zaman gemilangnya dengan Liverpool pada musim panas kemarin.
Meskipun begitu, isu berkenaan kembalinya ke lapangan rumput terus banyak muncul, termasuk pertaruhan yang menyangkutkannya dengan timnas Brasil dan tim-tim elit Eropa.
Jurgen Klopp dan Isu Minat Real Madrid
Real Madrid disebut tengah mengawasi Klopp sebagai calon suksesor Carlo Ancelotti, yang diprediksikan akan pergi dari Santiago Bernabeu diakhir musim
Tetapi, berita ini dihalau oleh agen Klopp, Marc Kosicke. Saat interviu dengan Sky Sport Germany, Kosicke memperjelas jika client-nya belum tertarik kembali lagi ke kursi pelatih.
“Jurgen benar-benar suka dengan peranan anyarnya sebagai Head of Global Soccer di Red Bull. Dia seutuhnya konsentrasi dan berbahagia di situ,” tutur Kosicke.
Hal seirama dikatakan oleh pelatih sementara RB Leipzig, Zsolt Low, yang memandang keputusan Klopp untuk gabung dengan Red Bull ialah opsi sadar.
“Saya pikir Jรผrgen membuat keputusan ini dengan masak. Dia terlihat benar-benar berbahagia jalani peranan itu,” ucapnya dalam pertemuan jurnalis.
Sikap Jurgen Klopp
Klopp sendiri baru saja ini memperjelas lagi jika saat-saat sebagai pelatih mungkin telah dia meninggalkan.
Dalam upload di akun Instagram pribadinya, dia menulis, “Sejumlah bulan kemarin saya katakan jika saya tidak lagi menyaksikan diri saya berdiri di tepi lapangan, dan itu tetap berlaku. Tetapi saya tetap menyukai sepak bola, masih suka bekerja, dan Red Bull memberikan saya basis yang prima karena itu.”
Walau demikian, dunia sepak bola nampaknya tidak siap betul-betul melepaskan figure karismatis yang ini. Tetapi untuk sekarang ini, Klopp kelihatannya oke menjejaki lajur baru dibalik monitor sepak bola global, jauh dari hingar-bingar ruangan mengganti dan penekanan pertandingan 90 menit.






