Juara atau mungkin tidak, ‘dua jempol’ untuk double putra Indonesia

oleh -1284 Dilihat

www.babonbola.co.id – Partai final All England 2025 yang ditapaki Bagas Maulana/Leo Rolly Carnando ialah final ke-7 yang diraih double putra Indonesia dalam sembilan edisi paling akhir All England Open.

Bila saja tidak terjadi kejadian pelanggaran ketentuan karantina COVID-19 pada 2021, karena itu dalam 8 tahun akhir double putra Indonesia dapat capai final delapan edisi kompetisi badminton paling berprestise ini.

Dari 8 edisi beruntun saat sebelum All England 2025, enam edisi salah satunya dijuarai oleh pasangan-pasangan Indonesia.

Itu termasuk tiga edisi paling akhir saat Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana mengusung piala juara pada 2022 dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menduplikat perolehan itu pada 2023 dan 2024.

Sekarang, pada All England 2025, Bagas yang ini kali berpasangan dengan Leo capai kembali final sesudah memenangi partai All Indonesia Semi-final dengan Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani dalam pertempuran tiga game yang mencekam Minggu pagi hari WIB barusan.

Pada All England tahun ini, empat double putra Indonesia capai set 32 besar, tetapi dua salah satunya harusnya sama-sama singkirkan pada set 16 besar hingga memupus scenario lebih dari dua pasangan capai semi-final.

Robohnya juara bertahan Rian/Fajar pada set 32 besar pada tangan pasangan China, Liu Yi/Chen Boyang, dalam tiga game yang mencekam, sudah mencoret benar-benar scenario tersebut.

Keseluruhan, minimal di dalam 20 tahun akhir, untuk ke-5 kalinya Indonesia tempatkan lebih satu wakil dalam semi-final double putra All England, sesudah edisi 2023, 2022, 2019, dan 2014.

Bahkan juga dalam All England 2022, Indonesia tempatkan tiga pasangan yang selanjutnya membuat All Indonesia Final saat Fikri/Bagas bertemu dengan Mohammad Ahsan/Hendra Gunawan dalam partai pucuk.

Final double putra sesama Indonesia itu selanjutnya diputar kembali oleh Fajar/Rian dan Fikri/Bagas pada edisi 2023.

Dengan begitu, Bagas Maulana telah 2x capai final All England dalam empat edisi paling akhir.

Sekarang, ia bersama Leo Rolly Carnando, siap-siap hadapi double paling kuat di dunia sekarang ini, Kim Won Ho/Search engine optimization Seung Jae, dalam final yang diadakan Minggu nanti malam di Utilita Tempat Birmingham, Inggris.

Apa pun itu hasil final kelak, perolehan Bagas/Leo sudah kukuhkan supremasi Indonesia dalam double putra.

Mereka selamatkan muka badminton Indonesia yang tahun ini cuma dapat memercayakan pasangan-pasangan double putra untuk capai semi-final dan final All England.

Ganda campuran dan tunggal putra bahkan juga tidak berhasil capai perempat final, dan muka tunggal putri ditolong oleh Gregoria Mariska Tunjung yang berserah 15-21, 17-21 ke Han Yue dari China pada perempat final.

Seperti nyaris dalam semua edisi All England sejak awal kali 1980-an, China selalu tempatkan lebih satu wakil, serta sebagian besar nomor. Dan pada 2025, mereka cuma mangkir dalam final double putri yang mempertemukan dua pasangan Jepang.

Tentang Penulis: Babon Bola

Gambar Gravatar
Babonbola.co.id adalah portal berita olahraga yang menyajikan informasi terkini, akurat, dan menarik seputar dunia olahraga. Dengan tim jurnalis yang berpengalaman, kami menghadirkan berita terbaru tentang sepak bola, bulu tangkis, balap motor, basket, dan berbagai cabang olahraga lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.