Joao Pedro Bukan Pembelian Gratis Chelsea
BabonBola – Joao Pedro langsung memperlihatkan kualitasnya dalam kiprah penuhnya dengan Chelsea. 2 gol yang dia bikin ke gawang Fluminense pada semi-final Piala Dunia Antar-klub 2025 menjadi bukti riil jika dianya bukan pembelian asal-asalan.
Pertandingan yang diadakan di MetLife Fase, New Jersey, Rabu (9/7/2025) pagi hari WIB itu dimenangi Chelsea dengan score 2-0. Joao Pedro menjadi artis khusus kemenangan itu sekalian bawa The Blues melesat ke partai pucuk edisi pertama kompetisi ini.
Kemenangan ini sekalian perkuat perform positif Chelsea selama musim 2024/2025. Pelatih Enzo Maresca juga tidak sembunyikan rasa senangnya pada perform Pedro dan team keseluruhannya.
Maresca Senang Chelsea ke Final

Dalam pertemuan jurnalis selesai laga, Maresca mengutamakan keutamaan perolehan ini untuk club yang sudah tutup musim lokal secara bagus. Menurut dia, Chelsea patut ada di final karena stabilitas dan disiplin permainan mereka.
“Kami benar-benar suka dan benar-benar senang dapat ada di final hari Minggu karena ini edisi pertama Piala Dunia Antar-klub dan tim-tim terbaik dunia ada di sini,” tutur Maresca ke DAZN.
“Ini adalah perolehan penting dan kami akan berusaha menyelesaikan perjalanan ini dengan kemenangan,” tambahnya.
Chelsea sekarang tinggal menunggu musuh di final di antara Paris Saint-Germain (PSG) atau Real Madrid. Tetapi Maresca memperjelas konsentrasi intinya ialah penyiapan team sendiri, bukan siapa musuh yang ditemui.
Puja-puji Maresca atas Kualitas Pedro
Joao Pedro turun semenjak menit pertama kali dalam laga ini. Walaupun baru datang dari liburan panjang, penyerang asal Brasil itu tampil fresh dan tajam, langsung cetak 2 gol penting untuk team anyarnya.
Maresca tidak sangsi memuji ke si penyerang, menyebutkan kualitasnya sesuai untuk pertandingan besar, ditambah waktu hadapi musuh yang bermain-main dengan block pertahanan rendah.
“Saya benar-benar suka untuk Joao. Ia punyai kualitas untuk tentukan hasil laga seperti ini hari, walaupun baru datang dari berlibur dan mungkin lebih fresh dari pemain lain,” kata Maresca.
” kami mengetahui seperti apakah kualitas Joao. Kami membawanya karena musim ini kami kerap hadapi team yang bertahan di dalam block rendah, dan kekuatannya benar-benar bermanfaat menantang team semacam itu,” tegas si pelatih.
Rasa Hormat Joao Pedro untuk Fluminense

Menariknya, walaupun cetak 2 gol, Joao Pedro tidak rayakan gol-golnya. Pemain berumur 22 tahun itu pilih berlaku tenang dan merunduk sebagai bentuk penghormatan ke Fluminense, club yang memperbesar namanya.
Saat interviu sehabis pertandingan, Pedro menyebutkan pertandingan ini benar-benar emosional untuknya. Dia mengutarakan perasaan terima kasih yang lebih besar pada Fluminense sebagai fondasi awalnya profesi profesionalnya.
“Saat saya tetap kecil, mereka memberikan segala hal buat saya, mereka yang memperkenalkan saya ke dunia,” tutur Pedro.
“Jika saya ada di sini saat ini, itu karena mereka yakin pada saya. Saya benar-benar mengucapkan terima kasih, tetapi ini sepak bola, saya harus professional. Saya bersedih buat mereka, tetapi saya harus melakukan pekerjaan saya,” sambungnya.









