www.babonbola.co.id – Direktur Khusus Indonesian Basketball League (IBL) Junas Miradiarsyah yakini Hangtuah Jakarta akan menyelesaikan semua laga musim 2025, walau presiden club itu, Gading Ramadhan Joedo, terbelit kasus hukum di Kejaksaan Agung.
Dia menerangkan, management IBL mengharap club itu dapat selekasnya menuntaskan permasalahan intern dan terus memiliki komitmen ikuti persaingan sampai musim akhir.
“IBL hargai dan memercayakan proses yang sudah dilakukan management club Hangtuah,” kata Junas dalam situs IBL di Jakarta pada Senin.
Ia pastikan IBL akan berbicara lebih intens dengan club itu dan seluruh pihak termasuk Dewan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Semua Indonesia (DPP Perbasi), untuk menolong team itu.
“Sejak awal kali kami sudah bekerjasama termasuk dengan seluruh pihak berkaitan, untuk pastikan kebersinambungan musim persaingan,” kata Junas.
Junas mengutamakan, IBL tetap konsentrasi pada penyelenggaraan liga yang professional dan menjaga kredibilitas persaingan hingga semua usaha akan dilaksanakan.
Gading Ramadhan Joedo diputuskan sebagai terdakwa dalam kasus tata urus minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding.
Dalam kasus itu, Kejaksaan Agung memutuskan 7 orang sebagai terdakwa sangkaan tindak pidana korupsi, termasuk Gading Ramadhan sebagai Direktur Khusus PT Orbit Terminal Merak, sekalian Komisaris PT Jenggala Maritim Nusantara.
Kasus itu sudah bikin rugi keuangan negara sekitar Rp193,7 triliun.
Menyikapi kasus itu, management Hangtuah mengatakan operasional team masih tetap jalan dan menghargai proses hukum yang berjalan.
Dan team tetap konsentrasi pada penyiapan dan laga mendatang, dengan tujuan memberi yang terbaik untuk beberapa simpatisan dan komune bola basket di Indonesia.
Keadaan jelek yang menimpa club itu bertolak-belakang dengan trend positif tim bimbingan Wahyu Widayat Jati yang tempati urutan kesatu klassemen IBL Gopay 2025 dengan 18 point dan mempunyai catatan kalah-menang 8-2.





