Desire Doue: Permata Baru PSG yang Berkilau di Eropa
BabonBola – Desire Doue alami malam yang susah saat PSG berkunjung ke basis Arsenal pada Oktober kemarin. Dia diambil keluar lebih cepat sesudah tampil kurang memberikan keyakinan.
Remaja asal Prancis itu sebelumnya sempat dipandang tidak siap untuk pentas besar. Banyak yang memandang performanya menyebalkan.
Tetapi, dalam kurun waktu 6 bulan segala hal berbeda mencolok. Doue sekarang menjadi satu diantara pemain muda sangat prospektif di Eropa.
Dia tampil impresif pada beberapa pertandingan penting Liga Champions. Golnya menantang Aston Villa memperjelas kebangunannya.
Perjalanan dari Rennes ke Ibu Kota
Desire Doue dihadirkan PSG dari Rennes dengan nilai transfer 43 juta pounds (sekitaran Rp860 miliar). Waktu itu, dia belum menjadi pemain utama di Rennes.
PSG harus berkompetisi dengan Bayern Munchen untuk memperoleh pertanda tangannya. Bayern bahkan juga siap bayar lebih dari 50 juta pounds (sekitaran Rp1 triliun).
“PSG ingin bayar 34 juta pounds, tetapi Bayern siap bayar lebih. Tetapi, Doue pilih Paris,” tutur Julien Laurens, ahli sepak bola Prancis.
Akar Sepak Bola dan Support Keluarga
Doue asal dari keluarga yang kuat dalam sepak bola. Kakaknya, Guela, bermain untuk Strasbourg dan bela Pantai Gading.
Ponakan mereka, Yann Gboho, ialah pemain striker tengah Toulouse. Si ayah, Maho, menuntun perubahan mereka semenjak kecil.
“Sesudah pertandingan menantang Arsenal, keluarga sadar Doue tidak siap. Mereka benar-benar realitas dan itu benar-benar beri kesegaran,” tambah Laurens.
Kedewasaan dan Psikis Kuat
Doue dikenali disiplin dan professional semenjak usia muda. Dia teratur melakukan latihan fisik dan gym tambahan.
“Di luar lapangan, ia benar-benar tenang dan punyai jiwa pimpinan. Ia telah seperti pemain professional dalam pemikirannya,” kata bekas pelatih Rennes Bruno Genesio.
Luis Enrique memberikan perhatian khusus padanya. Dia latih Doue secara individu dan sabar hadapi proses adaptasinya.
Menjadi Bintang Baru Prancis
Doue dikenali semenjak bawa Prancis juara Euro U-17 2022. Dia tampil di final Olimpiade Paris 2 tahun setelah itu.
Kiprahnya di PSG memang lamban karena tidak jalani pramusim. Tetapi semenjak cetak gol pertama di Liga Champions, performnya terus naik.
Musim ini, dia telah cetak 3 gol dan dua assist di Liga Champions. Peristiwa terbaik ialah cetak penalti kemenangan di Anfield.
Desire Doue sekarang telah diundang ke tim nasional senior Prancis. Dia melebihi Rayan Cherki dan Maghnes Akliouche sebagai bintang muda sangat prospektif.





