Bek Tim nasional Indonesia Kevin Diks Luka, Warganet Berulah Serang Pemain Chelsea

oleh -1186 Dilihat

www.babonbola.co.id – Warganet Indonesia berulah lagi dengan serang akun sosial media pemain Chelsea Trevoh Chalobah sehabis bek Tim nasional Indonesia Kevin Diks alami luka.

Bek Tim nasional Indonesia Kevin Diks ini ditegaskan alami luka saat FC Copenhagen hadapi Chelsea dalam pertandingan putaran pertama set 16 besar UEFA Konferensi League, Jumat (7/3/2025) pagi hari WIB.

Dalam pertandingan yang berjalan di Stadion Parken, Copenhagen, Jumat (7/3/2025) pagi hari itu, Copenhagen kalah 1-2.

Tetapi, sebagai sorotan dalam pertandingan ini bukanlah masalah kekalahan team Kevin Diks.

Namun, satu diantara pemain Chelsea langsung jadi perhatian warganet Indonesia.

Trevo Chalobah langsung menjadi target warganet Indonesia sesudah Kevin Diks diambil keluar di menit ke-79 karena luka pada kaki kanannya.

Pemain berumur 28 tahun itu diketahui luka saat menyalahia pemain Chelsea Chalobah di menit ke-77.

Dalam siaran kembali yang sudah ramai menjadi pembicaraan warganet Indonesia, kelihatan Kevin Diks menyalahi Chalobah dari belakang.

Saat menyalahi bek Chelsea ini, Kevin Diks kelihatan salah sandaran di kaki kanannya.

Bahkan juga saat Kevin Diks salah sandaran ini, Chalobah juga tidak kelihatan lakukan pergerakan tambahan yang menyengaja supaya pemain Tim nasional Indonesia itu luka.

Namun, dalam siaran itu terlijat kaki kanan Chalobah memanglah tidak menyengaja berkenaan kaki kanan dari Kevin Diks yang ingin menginjakkan kakinya.

Tetapi, karena salah sandaran itu, pada akhirnya kaki Kevin Diks terkilir dan dia jatuh.

Karena itu, jika disaksikan cermat, Chalobah dapat disebutkan tidak bersalah pada luka yang dirasakan Kevin Diks.

Mereka cuma jatuh saat terjadi adu fisik, hingga tidak ada yang pantas dituding.

Tetapi, warganet Indonesia berulang-ulang dengan secara langsung meyerang akun Instagram bek Chelsea itu.

Walau sebenarnya itu adalah keadaan yang tidak tersengaja, tapi banyak faksi yang mencaci Chalibah.

Cukup banyak warganet yang geram-marah ke Chalobah karena Kevin Diks alami luka.

Ada yang tinggalkan komentar kecewa ke pemain Chelsea ini karenanya luka yang dirasakan Kevin Diks.

Si pemain disangsikan bisa bela Tim nasional Indonesia meneruskan perputaran ke-3 Kwalifikasi Piala Dunia 2026 zone Asia nanti.

Meskipun tidak ada penyerataan sah dari FC Copenhagen, tapi luka Diks kelihatan serius, hingga ada pertaruhan dia disangsikan bermain bela Tim nasional Indonesia.

Sudah diketahui, Tim nasional Indonesia akan hadapi Bahrain dan China dalam pertandingan perputaran ke-3 pada Maret 2025 kedepan.

Karena itu, dengar Kevin Diks luka cukup banyak faksi yang menumpahkan emosinya.

Walau sebenarnya jika disaksikan cermat dalam siaran itu, Chalobah tidak menyalahi apalagi membuat Diks luka.

Bahkan juga ada komentar rasisme dalam ungagahn terkini bek Chelsea itu.

“Woy, Anda sudah menghancurkan masa datang pemain Tim nasional Indonesia, tanggung-jawab woy,” tulis Riloo***.

“Karena lu bang,” tulis Habibie***.

Meskipun cukup banyak yang serang Chalobah.

Cukup banyak juga yang memberi semangat ke pemain Chelsea itu.

Bek Chelsea itu kelihatan telah tutup komentar Instagramnya sesudah warganet menggempur Instagram Chalobah itu.

Sebernarnya peristiwa warganet Indonesia menggempur akun Instagram pemain sesudah pemain tim nasional Indonesia alami luka ini bukanlah pertamanya kali.

Masalahnya telah ada banyak pemain sebagai target komentar kedengkian, rasisme, dan yang lain di sosial media.

Keadaan ini tidak dapat dibetulkan, hingga banyak pula komentar yang ajak pencinta sepak bola Tanah Air supaya tidak melemparkan kedengkian dalam komentar di Instagram pemain Chelsea itu.

Tentang Penulis: Babon Bola

Gambar Gravatar
Babonbola.co.id adalah portal berita olahraga yang menyajikan informasi terkini, akurat, dan menarik seputar dunia olahraga. Dengan tim jurnalis yang berpengalaman, kami menghadirkan berita terbaru tentang sepak bola, bulu tangkis, balap motor, basket, dan berbagai cabang olahraga lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.