Beberapa Pemain yang Sebelumnya pernah Bela Chelsea dan Arsenal
BabonBola – Chelsea dan Arsenal adalah dua club besar sebagai sisi penting dari sejarah Premier League. Persaingan ke-2 nya selalu menyuguhkan narasi menarik, baik dalam atau luar lapangan.
Selainnya kompetisi seru, ke-2 club ini mempunyai potongan sejarah lewat beberapa pemain. Cukup banyak nama besar yang dulu pernah berseragam biru Chelsea dan merah Arsenal.
Peralihan pemain di antara dua pesaing London ini sering memantik sorotan public. Tiap transfer selalu bawa narasi, rintangan, dan penekanan tertentu untuk si pemain.
Chelsea dan Arsenal sekarang direncanakan berjumpa pada putaran pertama semi-final Carabao Cup 2025/2026 di Stamford Bridge. Pertandingan Derby London ini akan diadakan Kamis, 15 Januari 2026, jam 03.00 WIB.
Laga itu menjadi pertandingan kandang pertama Liam Rosenior sebagai pelatih baru Chelsea. Rintangannya besar karena Arsenal bimbingan Mikel Arteta tiba dengan status puncak klassemen Premier League.
Berikut beberapa pemain yang dulu pernah perkuat Chelsea dan Arsenal.
1. Petr Cech
Petr Cech dikenali sebagai satu diantara legenda paling besar Chelsea sepanjang sejarah. Dia perkuat The Blues semenjak 2004 sampai 2015 dan raih banyak gelar lokal dan Eropa.
Kiper asal Republik Ceko itu selanjutnya gabung dengan Arsenal pada 2015. Sepanjang empat musim di Emirates, Cech masih tetap menjadi figure penting dan menambahkan koleksi trofinya.
Sesudah menggantung sarung tangan, Cech kembali lagi ke Chelsea pada 2019. Dia sebelumnya sempat bekerja sebagai penasihat tehnis dan perform sepanjang 3 tahun.
2. David Luiz
David Luiz jalani dua masa bersama Chelsea dengan kontributor besar di baris belakang. Style permainannya yang karismatis membuat dicintai fans Stamford Bridge.
Bek asal Brasil itu raih beragam piala, termasuk Liga Champions dan Premier League. Peranannya bukan hanya berasa di atas lapangan, tapi juga di ruangan tukar
Pada 2019, Luiz berpindah ke Arsenal dan bertahan sepanjang dua musim. Bersama The Gunners, dia rasakan lagi gelar Piala FA.
3. William Gallas
William Gallas adalah perekrutan sukses Chelsea di awal profesinya di Inggris. Dia menjadi sisi penting dari tim yang memenangkan Premier League dan Piala Liga.
Kekuatannya bermain di beberapa posisi membuat benar-benar bernilai. Gallas sanggup tampil kompak sebagai bek tengah atau bek sayap.
Dia selanjutnya berpindah ke Arsenal sebagai sisi dari transfer Ashley Cole. Sepanjang empat musim, Gallas menjadi pemain reguler saat sebelum pindah ke Tottenham.
4. Ashley Cole
Ashley Cole memulai profesi profesionalnya dengan Arsenal semenjak 1999. Dia raih beragam gelar lokal saat sebelum tinggalkan Emirates pada 2006.
Kepindahnya ke Chelsea malah mengusung statusnya sebagai satu diantara bek kiri terbaik Inggris. Cole tampil konsisten di tingkat paling tinggi sepanjang tahun.
Bersama Chelsea, dia raih Liga Champions, Premier League, dan empat Piala FA. Prestasinya menjadikan satu diantara bek kiri terbaik selama hidup.
5. Lassana Diarra
Lassana Diarra pertama kalinya menarik perhatian waktu gabung dengan Chelsea pada 2005. Dia berperanan sebagai pemain tengah bertahan yang disiplin.
Sepanjang dua musim di Stamford Bridge, Diarra berhasil raih dua piala lokal. Walau menit permainannya terbatas, andilnya masih tetap berasa.
Dia selanjutnya berpindah ke Arsenal saat sebelum meneruskan profesi ke club lain. Keberhasilan semakin lebih besar malah dia capai waktu main di luar Inggris.
6. Emmanuel Petit
Emmanuel Petit menjadi sisi penting Arsenal di akhir 1990-an. Dia menolong The Gunners raih Premier League dan Piala FA.
Suksesnya bersambung di tingkat dunia bersama Prancis. Petit memenangkan Piala Dunia dan Piala Eropa bersama timnas.
Pada 2001, dia gabung dengan Chelsea sesudah sebelumnya sempat main di Barcelona. Cedera lutut membuat profesinya usai bisa lebih cepat dari keinginan.
7. David Rocastle
David Rocastle ialah legenda sejati Arsenal dengan peranan besar diakhir zaman 1980-an. Dia menolong club memenangkan liga pada 1989 dan 1991.
Sesudah bermain untuk Leeds United dan Manchester City, Rocastle gabung dengan Chelsea. Walau terganggu cedera, dia masih tetap memberikan imbas positif.
Rocastle wafat pada 2001 pada usia 33 tahun. Namanya masih tetap diingat oleh simpatisan Arsenal sampai sekarang.
8. Cesc Fabregas
Cesc Fabregas berkembang menjadi pemain tengah kelas dunia bersama Arsenal. Dia menjadi jantung permainan The Gunners sepanjang nyaris satu dasawarsa.
Walau cuma raih satu Piala FA, andilnya besar sekali. Fabregas bawa Arsenal capai final Liga Champions.
Pada 2014, dia berpindah ke Chelsea dan raih lagi banyak piala. Dua gelar Premier League menjadi bukti kwalitasnya.
9. Yossi Benayoun
Yossi Benayoun gabung dengan Chelsea pada 2010. Dia tiba dengan pengalaman panjang di Premier League.
Kesusahan tembus team khusus membuat tidak selamanya bermain reguler. Walau demikian, dia masih tetap raih gelar Liga Europa.
Benayoun selanjutnya dipinjam oleh Arsenal pada musim 2011/2012. Dia malah menulis semakin banyak performa bersama The Gunners.
10. Willian
Willian jalani saat terbaik profesinya dengan Chelsea sepanjang tujuh musim. Dia menjadi sisi penting dari zaman sukses club.
Pemain dari Brasil itu dikenali konsisten dan karyawan keras. Namanya tetap mendapat tempat di hati simpatisan Stamford Bridge.
Sesudah keluar pada 2020, Willian sebelumnya sempat bermain untuk Arsenal. Dia selanjutnya meneruskan profesinya di club lain saat sebelum ke Olympiacos.
11. Nicolas Anelka
Nicolas Anelka melesat bersama Arsenal pada usia muda. Kecepatannya membuat menjadi satu diantara striker paling beresiko waktu itu.
Sesudah berpetualang ke sejumlah club besar Eropa, Anelka kembali lagi ke Inggris. Dia gabung dengan Chelsea pada 2008.
Bersama The Blues, Anelka raih Premier League dan Piala FA. Dia sempat juga masuk Team Terbaik Premier League.
12. Olivier Giroud
Olivier Giroud gabung dengan Arsenal pada 2012. Sepanjang enam musim, dia menolong club raih tiga Piala FA.
Pada Januari 2018, Giroud berpindah ke Chelsea. Keputusan itu segera berbuah piala Piala FA.
Dia selanjutnya raih Sepatu Emas Liga Europa dan Liga Champions. Giroud berperanan besar dalam keberhasilan timnas Prancis.
13. Pierre-Emerick Aubameyang
Aubameyang tiba ke Arsenal sebagai penyerang kelas atas Eropa. Ketajamannya langsung berasa di baris depan The Gunners.
Dia cetak 92 gol di dalam 163 pertandingan dan raih Sepatu Emas Premier League. Aubameyang dipilih sebagai Pemain Terbaik Arsenal.
Sesudah berkunjung di Barcelona, dia gabung dengan Chelsea pada 2022. Profesinya selanjutnya lanjut ke Marseille.
14. Jorginho
Jorginho gabung dengan Chelsea dari Napoli pada 2018. Dia menjadi kunci permainan di baris tengah.
Lebih dari 200 performa, dia cetak 29 gol. Satu diantara pucuknya ialah gelar Liga Champions 2021.
Pada Januari 2023, Jorginho berpindah ke Arsenal. Sesudah dua 1/2 musim, dia kembali lagi ke Brasil bersama Flamengo.
15. Kai Havertz
Kai Havertz diambil Chelsea dari Bayer Leverkusen pada 2020. Dia segera menjadi sisi penting pada tim.
Sepanjang mengenakan seragam Chelsea, Havertz menulis 139 performa. Dia ikut menyembahkan gelar Liga Champions.
Pada Juli 2023, Havertz berpindah ke Arsenal. Sekarang dia main di bawah instruksi Mikel Arteta.





