Barcelona Sedang Membuat Team Monster
BabonBola – Musim 2024/2025 nampaknya bukan sekedar lembar baru untuk Barcelona, tetapi awalnya dari usaha membuat monster. Dibalik monitor, dua figur penting, Deco dan Presiden Joan Laporta, mainkan peranan penting dalam membuat masa datang club.
Dan juga sesudah lewat saat-saat penuh rintangan dalam peralihan kepimpinan dari Josep Bartomeu ke Joan Laporta, sekarang Barcelona perlahan-lahan bangun. Barcelona sekarang mengambil langkah ke zaman baru dengan penuh kepercayaan diri. Dengan gabungan pelatih kelas dunia, beberapa pemain muda prospektif, dan management yang berpikir jauh di depan, Barcelona terlihat siap buka lembar baru dalam sejarah mereka. Zaman kemasyhuran selanjutnya sedang dirajut dan ini baru permulaan.
Kontrak Panjang sebagai Pilar Rencana
Hansi Flick, pelatih dari Jerman yang berhasil bawa Barcelona raih treble lokal pada musim 2024/2025, sah mendapatkan ekstensi kontrak sampai tahun 2027. Keputusan ini menjadi signal kuat jika management yakin penuh pada project periode panjang bersama Flick.
Dan juga pemain kunci ditegaskan bertahan dalam kurun waktu lama. Raphinha, pemain sayap eksplosif asal Brasil, perpanjang saat baktinya sampai tahun 2028. Raphinha tampil sangatlah baik pada musim 2024/2025. Tidak ada kebimbangan masalah kontrak baru untuk Lamine Yamal.
Mengamankan Asset Terbaik
Dan juga Barcelona pastikan jika beberapa pilar khusus mereka tidak keluar dalam kurun waktu dekat. Beberapa nama seperti Ronald Araujo (kontrak sampai 2031), Dani Olmo (2030), Gavi (2030), Pedri (2030), dan Pau Cubarsรญ (2029) telah terjalin kontrak periode panjang.
Apalagi, beberapa pada mereka adalah produk La Masia. Mereka mengetahui benar apakah arti bermain untuk Barcelona.
Cara kuncian kontrak periode panjang ini tidak cuma taktik menjaga kestabilan team, tapi juga bentuk perlindungan asset. Beberapa pemain itu mempunyai nilai pasar tinggi dan adalah sisi dari pokok permainan Barcelona di saat ini dan masa datang.
Bakat Muda dan Misi Periode Panjang
Hansi Flick memperlihatkan keberaniannya untuk memercayakan beberapa pemain muda dan hasilnya benar-benar positif. Prestasi treble lokal musim kemarin (La Liga, Copa del Rey, dan Supercopa de Espana) menjadi bukti jika project penyempurnaan team berjalan pada lajur yang akurat.
Mantan pemain tengah tim nasional Brasil itu sukses menyesuaikan misi periode panjang club dengan keperluan tehnis team di atas lapangan.





