www.babonbola.co.id – Lisandro Martinez tidak tinggal diam sesudah terima kritikan tajam dari legenda Manchester United, Paul Scholes. Bek asal Argentina itu membalasnya komentar Scholes yang mengatakan ‘tidak lumayan bagus untuk memenangi gelar Premier League’.
Martinez, yang gabung ke United dari Ajax dengan harga £55 juta pada 2022, sekarang ini sedang jalani penyembuhan cedera lutut yang membuat mangkir sampai musim akhir.
Kritikan Scholes dilemparkan dalam podcast The Overlap. Bekas pemain tengah United itu tidak sangsi mengkritik Martinez dengan menjelaskan, “Bahkan juga saat bugar, ia tidaklah cukup bagus untuk memenangi Premier League.”
Balasan Menusuk Lisandro Martinez
Komentar Scholes ini memetik reaksi keras, khususnya karena Martinez sedang dalam saat rekondisi sesudah luka yang dirasakannya dalam kekalahan 0-2 dari Crystal Palace awalnya bulan ini.
Walau tidak dapat ke lapangan, Martinez pastikan dianya masih tetap bernada di sosial media. Lewat akun Instagram-nya, bek berumur 27 tahun itu menulis:
“Orang apes ini betul-betul menyakitkan…. Membawa ia ke Argentina, ia tidak bertahan.” tulis Martinez diambil Give Me Sport.
Kritikan Pedas Paul Scholes
Ini bukanlah pertama kali Scholes menyangsikan kualitas Martinez. Satu bulan kemarin, ia bahkan juga menyebutkan Martinez sebagai satu diantara pemain yang seharusnya dipasarkan pada proses bongkar-pasang besar di United.
Martinez ditaruh dalam kelompok yang sama dengan Mason Mount dan Luke Shaw, walau sebetulnya dia seringkali tampil dibanding duet pemain Inggris itu.
Kritikan pertama Scholes sebelumnya sempat diacuhkan Martinez, tetapi komentar ke-2 ternyata memacu reaksi. Martinez, yang di bawah management Ruben Amorim menjadi satu diantara pilar utama di baris belakang United, nampaknya tidak ingin terus diam hadapi kritikannya.
Matthijs de Ligt dan Leny Yoro Terkena Damprat
Scholes bukan hanya mengarah Martinez. Dalam podcast yang masih sama, legenda United itu mengomentari keras Matthijs de Ligt dan Leny Yoro, dua bek yang barusan diambil United.
Mengenai De Ligt, Scholes mengatakan, “Umurnya dan jumlah club yang telah ia tempati membuat saya cemas. Ia cemerlang di Ajax, tetapi nampaknya makin jelek bersamaan pertambahan umur. Bayern Munich, Juventus, mereka melepaskannya dengan argumen tertentu.”
Scholes menanyakan tekad United dengan mengambil pemain seperti De Ligt dan Yoro. “Apa Anda akan memenangi Premier League dengan De Ligt dan Yoro sebagai bek tengah? Anda katakan mereka lumayan baik. Tetapi apa ‘cukup baik’ cukup?” katanya.
Sementara mengenai Yoro, Scholes menambah, “Ia pemain muda, tetapi saya tidak menyenangi apa yang saya saksikan selama ini. Apa Anda menyaksikan laga menantang Southampton? Ia pemain muda, dan ia salah satu bek tengah yang hendak saya jaga bila bicara mengenai pokok team dan dua bek tengah.





