www.babonbola.co.id – Double putri Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti akan melawan favorit pertama asal Korea Selatan Baek Ha-na/Lee So-hee pada perempat final BWF World Tur Super 300 Orleans Masters 2025 di Palais des Sports, Orleans, Prancis, Jumat waktu di tempat.
Pertandingan ini diprediksikan tidak gampang untuk Apriyani/Fadia ingat rekor tatap muka yang kurang memihak ke mereka. Dari 5 tatap muka awalnya, pasangan Indonesia cuma sanggup raih satu kemenangan, yaitu di Kejuaraan Dunia 2023 dengan score 21-12, 21-14.
Kebalikannya, Baek/Lee memenangkan empat pertandingan yang lain, termasuk dua tatap muka paling akhir di Super 1000 China Open 2023 dengan score 21-15, 18-21, 10-21 dan Piala Uber 2024 dua game 21-6, 21-18.
Dua laga awalnya Baek/Lee menang dari Apriyani/Fadia di Kejuaraan Beregu Kombinasi Asia (BAMTC) 2023 dengan score 21-14, 21-9 dan Super 1000 All England 2023 dengan 11-21, 21-14, 21-14.
Walau secara rangking dan rekor tatap muka mereka bukan favorit, Apriyani/Fadia masih tetap berkesempatan memberi surprise.
Semenjak berpasangan lagi selesai luka yang dirasakan Apriyani, mereka memperlihatkan perform impresif di Orleans Masters 2025 dengan terus menang dua game .
Pada set pertama, mereka singkirkan wakil Taiwan, Sung Shuo-yun/Yu Chien-hui, dengan score 21-11, 21-17.
Selanjutnya, mereka meneruskan trend kemenangan dengan menaklukkan pasangan Denmark, Julie Finne-Ipsen/Mai Surrow, 21-18, 21-19.
Apriyani akui mengucapkan syukur atas proses kebangunannya sesudah 6 bulan vakum karena luka.
“Saya mengucapkan syukur dengan yang telah ditempuh. Sesudah vakum, saya dapat rasakan lagi atmosfer laga dan temukan irama bermain kembali. Mudah-mudahan yang akan datang perform semakin meningkat,” tutur Apriyani.
Dalam pada itu, Baek Ha-na/Lee So-hee tampil menguasai sepanjang kompetisi ini. Mereka belum kehilangan satu game juga, dengan kemenangannya pada wakil China, Luo Yi/Wang Zimeng dengan 21-13, 21-14 dan menangani perlawanan pasangan tuan-rumah, Elsa Jacob/Anne Tran dengan score 21-8, 21-9.
Laga perempat final ini bisa menjadi ujian sebenarnya untuk Apriyani/Fadia untuk menunjukkan kemampuan mereka di tingkat dunia sesudah berpasangan lagi.





