Sebagus-bagusnya Arda Guler, Masih tetap Bukan Cedera Modric

oleh -864 Dilihat

Sebagus-bagusnya Arda Guler, Masih tetap Bukan Cedera Modric

BabonBola – Real Madrid mencetak kemenangan 2-0 atas Valencia di Stadion Mestalla, Minggu, untuk selalu menjaga jarak dengan Barcelona dalam perebutan gelar La Liga. Hasil ini pastikan Los Blancos masih tetap ada di lajur pemburuan pucuk klassemen.

Agar demikian, kemenangan itu jauh dari kata nyaman. Team bimbingan Alvaro Arbeloa baru memecahkan kebuntuan di menit ke-65 lewat gol Alvaro Carreras, saat sebelum Kylian Mbappe pastikan hasil akhir pada menit ke-91.

Dibalik hasil yang positif itu, permainan Real Madrid memetik lagi catatan. Rumor yang masih sama seperti beberapa saat akhir muncul lagi, khususnya berkaitan kendalian permainan di baris tengah yang dipandang belum konstan.

Kemenangan Penting, Permainan Masih Jadi Sorotan

Mangkirnya figure pengontrol permainan kembali berasa. Keperginya Toni Kroos dan Cedera Modric disebutkan tetap tersisa lubang besar di baris tengah Real Madrid, tanpa alternatif alami yang sanggup mengatur tempo.

Club sebelumnya sempat coba geser Arda Guler ke peranan yang seperti Modric. Tetapi, usaha itu dipandang belum berbuah hasil, minimal menurut penilaian beberapa riset.

Ahli sepak bola Spanyol, Rafa Alkorta, ke Cadena SER berbicara jika Guler mempunyai kualitas tehnis mencolok, tapi tidak sesuai untuk peranan itu.

“Ia pemain yang sangatlah baik dan mungkin mempunyai kaki terbaik antara pemain tengah Real Madrid, tapi ia tidak nyaman main di posisi tersebut. Ia ingin bermain seperti pada Turki, di mana semua team bermain buatnya dan ia bebas bergerak ke mana saja,” tutur Alkorta.

“Di Real Madrid, ia punyai pekerjaan lain. Selainnya memberikan umpan paling akhir, ia harus menolong baris tengah. Itu bukan masalah tekad, tapi masalah watak. Ia bukan Modric.”

Arda Guler Dipandang Bukan Jawaban Baris tengah

Alkorta mengingati jika Modric awalannya tiba ke Real Madrid sebagai pemain striker tengah. Tetapi, peranannya berbeda karena semangat kerja tinggi dan kekuatannya berperan baik sama atau tanpa bola.

Perbedaan itu malah menegaskan ketidaksamaan dengan Guler. Alkorta memandang kontributor Guler tanpa bola tetap terbatas dan sering membuat ketinggalan dalam dinamika permainan.

Pandangan seirama dikatakan oleh riset yang lain, Antonio Romero. Dia memandang harapan club pada Guler pada awal musim perlu direvisi.

“Ia pemain dengan kaki yang baik, dapat memberikan umpan paling akhir, sesuai dengan Mbappe, ambil tendangan sudut, itu semua fenomenal. Tetapi deskripsi yang dipikirkan club pada awal musim harus dihapus,” kata Romero.

“Untuk menanggung beban ofensif baris tengah Real Madrid, itu narasi yang berlainan.”

Tentang Penulis: Babon Bola

Gambar Gravatar
Babonbola.co.id adalah portal berita olahraga yang menyajikan informasi terkini, akurat, dan menarik seputar dunia olahraga. Dengan tim jurnalis yang berpengalaman, kami menghadirkan berita terbaru tentang sepak bola, bulu tangkis, balap motor, basket, dan berbagai cabang olahraga lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.