AS Roma Memperhitungkan Wajah Baru Juventus
BabonBola – Claudio Ranieri memaparkan penyiapan AS Roma menyongsong tanding melawan Juventus di Stadio Olimpico, Senin (7/4/2025) pagi hari WIB. Pelatih Giallorossi itu mengaku teamnya akan hadapi muka baru Juventus di bawah Igor Tudor.
Menurut Ranieri, Juventus sekarang bermain lebih langsung dan penuh kemauan dibandingkan sebelumnya. Dia memberi berita terkini keadaan dua pemain belakang Roma yang jalani penyembuhan luka.
Pertandingan ini menjadi tatap muka menarik di antara Ranieri dengan bekas timnya. Tetapi pelatih berumur 72 tahun itu memperjelas tidak ada rasa sakit hati dalam laga kelak.
Memperhitungkan Juventus Versus Baru
Ranieri memperhatikan peralihan krusial pada style bermain Juventus di bawah pimpinan Tudor. Minggu tambahan untuk latihan dipandang akan membuat pasukan Bianconeri makin pahami filosofi pelatih anyarnya.
Pelatih Roma itu memprediksikan pertandingan akan berjalan seru. Dia mengutamakan keutamaan persiapan mental dan fisik beberapa pemainnya.
“Juventus sudah mengganti style bermain, pelatih, segala hal,” terang Ranieri dalam pertemuan jurnalis.
“Mereka akan bermain lebih langsung serta lebih punyai kemauan, sama seperti yang kita saksikan menantang Genoa. Tudor punyai waktu extra untuk bekerja dengan pemain.”
Bagaimana Keadaan Pemain Roma?
Mendekati pertandingan menantang Juventus, Ranieri memverifikasi Zeki Celik sudah sembuh dan siap bermain. Sementara Devyne Rensch walau telah pulih, tetap disangsikan tampil karena baru ikuti satu sesion latihan.
Pelatih dari Italia itu cenderung lebih memilih tidak ambil dampak negatif dengan mainkan Rensch. Dia pastikan pemain yang lain pada keadaan sempurna untuk hadapi Juventus.
“Celik telah sembuh. Rensch , tetapi saya pikir ia belum masuk kursi cadangan,” ungkapkan Ranieri.
“Ia baru turut satu sesion latihan tanpa laga eksperimen. Saya tidak ingin ambil dampak negatif.”
Kenang kembali Saat Lantas di Juventus
Ranieri dengan tegas menentang jika kepergiannya dari Juventus adalah pengalaman traumatis. Dia mengatakan akan ungkap versinya sendiri bila satu saat menulis buku.
Pelatih itu cenderung lebih memilih konsentrasi pada laga daripada mengulas masa silam. Dia mengharap dapat memberi atraksi terbaik untuk beberapa penggemar Roma.
“Tidak sama sekalipun. Itu bukan perpisahan traumatis,” tegas Ranieri.
“Bila saya menulis buku kelak, saya akan beri versus saya. Saya terlatih cuma menjelaskan kebenaran.”
“Saya ingin penggemar kami senang diakhir pertandingan. Mereka harus dapat berbicara ‘Mereka memberi segalanya’,” sambungnya.





