www.babonbola.co.id – Reece James pada akhirnya cetak gol pertama kalinya untuk Tim nasional Inggris sesudah lewat perjuangan panjang menantang luka.
Tetapi, reaksinya yang kelihatan datar selesai menjebol gawang Latvia melalui sepakan bebas fantastis memacu bertanya. Bek Chelsea ini malah semakin banyak diam, berlainan dengan rekanan segrupnya langsung rayakannya dengan euforia.
Dalam pertemuan jurnalis selesai pertandingan, James mengutarakan argumen dibalik sikapnya itu.
Bukan lantaran tidak berbahagia, tetapi lebih karena rasa sukur sesudah melalui babak susah sepanjang dua 1/2 tahun akhir, sekalian sedikit merasa tidak yakin jika sepakannya betul-betul menghasilkan gol.
Gol Cantik yang Nyaris Tidak Dirayakan
James cetak gol melalui eksekusi free-kick dari jarak 25 mtr. yang meliuk prima ke pojok gawang.
Tetapi, bukannya berlari rayakan, dia cuma berdiri tenang sekalian disongsong dekapan Declan Rice dan Myles Lewis-Skelly.
Lee Dixon, legenda bek Inggris, akui bingung dengan reaksi James: “Jika saya yang cetak gol semacam itu, saya mungkin tetap berlari keliling Wembley sekarang ini. Ini gol kelas tinggi, tetapi entahlah kenapa ia kelihatan biasa-biasa saja.”
Keterangan James: Kaget Bola Masuk
Selesai laga, James akui jika dia sendiri sebelumnya sempat sangsi apa sepakannya akan sukses.
“Saya menyaksikan tembok pemain dan merasa dapat meliukkannya. Tetapi demikian bola masuk, saya cukup kaget. Saya berpikir penjaga gawang barangkali dapat selamatkannya, tetapi sesudah menyaksikan kembali, bola itu susah dicapai,” katanya.
Dia memperjelas jika kegembiraannya semakin terasa dalam hati. “Telah dua 1/2 tahun berakhir dengan penuh frustrasi . Maka, saya benar-benar suka dapat bermain lagi untuk negara saya dan pada akhirnya cetak gol.”
Come-back Manis di Tuntunan Tuhel
James akhir kali menjadi starter untuk Inggris pada September 2022 saat sebelum luka menghantuinya. Kembalinya Thomas Tuhel, yang dulu pernah latihnya di Chelsea, menjadi udara segar untuk peluang tampil kembali.
Golnya bukan hanya buka kemenangan 3-0 atas Latvia, tapi juga menjadi bukti jika dia tetap mempunyai kualitas kelas tinggi.
Berperforma ini, tempatnya di tim Three Lions dapat makin terjaga.





